Jenak Berbenar

Yang kini entah di mana di dunia nangis,
tidak berpijakkan di dunia nangis,
nangiskan aku

Yang kini entah di mana tertawa dalam malam,
tidak berpijakkan tertawa dalam malam,
mentertawakan aku

Yang kini entah di mana di dunia berjalan,
tidak berpijakkan di dunia berjalan,
datang padaku

Yang kini entah di mana di dunia mati,
tidak berpijakkan di dunia mati,
pandang aku

-R. M. Rilke

diterjemahkan oleh Chairil Anwar dari puisi berjudul Ernste Stunde 

Puisi Terpopuler Bulan Ini

Aku